Hari Lahirnya Pancasila
![]() |
| https://m.antaranews.com/infografik/2185818/lahirnya-pancasila |
Sejak tahun 2017 yang lalu, tanggal 1 Juni resmi di tetapkan oleh pemerintah RI sebagai hari libur nasional untuk memperingati hari Lahirnya Pancasila. "Lahirnya Pancasila" adalah judul pidato yang disampaikan oleh Ir. Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan) pada tanggal 1 Juni 1945. Hari Lahir Pancasila merupakan jembatan untuk mengingat kembali perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila. Tak hanya mengingat, tetapi juga mengenang, menghormati, juga menghargai.
Pancasila sebagai lambang negara Republik Indonesia seyogyanya menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia. Selain itu, sebagai alat pemersatu bangsa Pancasila memiliki makna menyatukan masyarakat dengan segala perbedaan yang ada. Oleh karena itu, nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi pondasi maupun pedoman hidup bermasyarakat dan berbmnegara perlu ditanamkan sejak dini kepada para generasi muda agar ketika dewasa nantinya mereka tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter kebangsaaan dan tertanam dalam hati.
Di dalam dunia pendidikan, karakter adalah salah satu hal yang harus diperhatikan oleh kita semua. Karakter adalah salah satu modal pembentuk pribadi yang baik, bijaksana, bertanggung jawab, jujur, dan dapat menghargai satu dengan yang lainnya. Karakter adalah sifat atau watak, akhlak ataupun kepribadian dari seseorang yang mereka pelajari dan lewat semasa mereka hidup. Keberadaan karakter berarti keberadaan fondasi dari soft skill yang justru lebih menunjang tingkat kesuksesan seseorang dalam hidupnya kelak.
Salah satu mantan presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt mengemukakan bahwa, "mendidik seseorang tanpa mendidik karakternya adalah cara mendidik yang menyebabkan ancaman terhadap lingkungan masyarakat". Artinya orang yang cerdas dan memiliki intelegensi yang tinggi, ketika memiliki moral dan karakter yang rendah, justru akan menyebabkan ancaman bagi lingkungan sekitarnya. Hal di atas disebabkan karena kurangnya moral dan rendahnya karakter individu. Ketika tingkat moral dan karakter individu rendah akan menyebabkan individu tersebut dapat berbuat kerusakan. Mereka akan melakukan apapun yang mereka mau tanpa memperdulikan lingkungan sekitar.
Maka dari itu sangatlah penting bagi sekolah sebagai penyelenggara pendidikan untuk memberikan layanan pendidikan berbasis karakter dengan baik dan efisien. Sehingga menghasilkan lulusan yang cerdas, berkeilmuan tinggi, rendah hati, dan peduli dengan lingkungan.
Penerapan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dilingkungan sekolah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan dan membekali generasi penerus agar memiliki bekal karakter baik, keterampilan literasi yang tinggi, dan memiliki kompetensi unggul abad 21 yaitu mampu berpikir kritis dan analitis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Adapun nilai utama karakter yang menjadi fokus kebijakan PPK yakni nilai religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. Nilai - nilai tersebut tentunya berdasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila.
Sumber :
Hasan, Said Hamid, dkk,. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum
Lahirnya Pancasila. Antara News. 2021. https://m.antaranews.com/infografik/2185818/lahirnya-pancasila

Komentar
Posting Komentar